Momentum Pesona Dalam Solo Batik Karnival

Siapa Yang tak tahu kota solo? Kota yang terkenal dengan warisan budayanya dan keanekaragaman makanan kulinernya tengah menyelenggarakan festival akbar dalam rangkaian acara Solo Batik Karnival atau yang sering disebut SBC. Kegiatan ini memang sudah 5 kali diadakan dan menjadi event akbar yang diselenggarakan tiap tahunnya. Sejak event ini muncul di tahun 2008, antusias masyarakat memang sudah mulai terlihat, dengan adanya respon yang positif, banyak kalangan yang akhirnya menyepakati untuk mengadakan event ini rutin tiap tahunnya. Setiap tahunnya, SBC selalu menampilkan beragam hal yang baru, event ini selalu mengambil tema yang berbeda tiap tahunnya. Contohnya pada event yang diselenggarakan pada thun 2012 ini, SCB mengambil tajuk tema “Metamorfosis” yang artinya perubahan. Acara yang akan digelar pada tanggal 30 Juni 2012 ini memang melibatkan seluruh kalangan dan masyarakat umum. Mulai dari kalangan anak-anak hingga remaja dan dewasa. Mereka yang terlibat dan ikut serta dalam peragakan karnval menggunakan kostum batik yang telah didesain sedemikian rupa sehingga menghasilkan performa yang sangat menakjubkan. Tak heran bila hal ini terjadi, untuk satu kostum yang digunakan oleh peserta, mereka rata-rata mengeluarkan dana yang tidak sedikit, dengan kisaran Rp 500.000 hingga terkadang lebih dari Rp 2.000.000,-. Maklum dengan pernak-pernik hiasan yang dipadu padankan dengan motif batik, tak heran nominal tersebut memang dibutuhkan. Meski demikian, para peserta merasakan kepuasan tersendiri bisa tampil dan ikut serta dalam Solo Batik Karnival tersebut.

Acara SBC sendiri biasanya dipilih pada hari tertentu, misalnya di tahun ini bertepatan dengan malam minggu. Kepadatan dari pengunjung pun sudah terlihat sejak pukul lima sore. Padahal SBC akan berlangsung selepas magrib. Para peserta carnival biasanya akan melewati rute utama yakni jalan Slamet Riyadi yang merupakan jalur utama kota Solo. Start awal dimulai dari Stasiun Purwosari. Tak lupa pula, dengan pose yang menawan, dandanan motif batik yang dikenakan, serta corak motif batik yang juga digambar diwajah dan beberapa bagian tubuh semakin menambah kemeriahan Karnival. Tak mengherankan pula, para peserta selalu siap sedia saat wajahnya dibidik kamera. Tak jarang, masyarakat yang menonton pun biasanya mencuri waktu dan kesempatan untuk bisa berfoto bersama para peserta yang menggunakan kostum batik untuk karnaval. Setelah diarak mereka pun memeragakan kembali perfomanya di Gedung Sriwedari. Peserta telah melakukan gladi resik sebelumnya, hingga saat tampil pada SBC semuanya berjalan dengan tertib dan lancar. Mereka umumnya berlengak lenggok ria layaknya pragawati yang menampilkan sisi keindahan batik yang disajikan. Tak lupa pula, dalam event akbar tahunan tersebut, biasanya dihadiri oleh beberapa tokoh penting dari kalangan pemerintahan, hingga walikota solo sendiri beserta wakil walikota, Mas dan Mba Putera Puteri Solo serta puteri Indonesia.