{"id":2441,"date":"2013-07-23T10:00:57","date_gmt":"2013-07-23T03:00:57","guid":{"rendered":"http:\/\/www.medogh.com\/blog\/?p=2441"},"modified":"2022-12-26T15:05:40","modified_gmt":"2022-12-26T08:05:40","slug":"asimetris-black-white-pada-patriot-series-jaket-cid-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/asimetris-black-white-pada-patriot-series-jaket-cid-2\/","title":{"rendered":"Asimetris Black and White pada Patriot Series Jaket CID"},"content":{"rendered":"<p><a title=\"mas syarifudin\" href=\"http:\/\/www.medogh.com\/blog\/artikel-batik\/mas-syarifudin-tambah-keren-dengan-kemeja-batik-pria-dan-jaket-batik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Jaket batik pria<\/strong><\/em><\/a> desain asimetris lagi-lagi menjadi andalan Medogh. Desain asimetris ini cukup favorit akhir-akhir ini. Perpaduan warna yang serasi antara hitam dan putih membuat jaket koleksi Medogh yang satu ini layak kamu punya.<\/p>\n<p>Adalah <a title=\"jaket CID\" href=\"http:\/\/medogh.com\/baju-batik-pria\/jaket-batik-pria\/Jaket-Batik-Patriot-Series-Jaket-CID-JA-1942\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Patriot Series Jaket CID<\/a> kode JA-1942 yang menjadi favorit baru konsumen Medogh. Desain asimetris dengan warna dasar putih dan batik pada salah satu sisi bagian depan jaket. Pada bagian belakang batik berada pada punggung bagian atas. Perpaduan warna hitam dan putih yang begitu serasi membuat jaket CID ini begitu diminati. List hitam besar pada bagian dada menyamping bersambung sampai lengan menambah kesan gagah jaket batik ini. Jadi Patriot Bangsa dengan Jaket Batik. Lestari budaya dan tambah gaya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2442\" class=\"thumbnail wp-caption aligncenter\" style=\"width: 518px\"><a href=\"http:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/07\/1942-JA1.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2442  \" title=\"Jaket Batik CID 1942 - JA\" src=\"http:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/07\/1942-JA1.jpg\" alt=\"\" width=\"518\" height=\"366\" srcset=\"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/07\/1942-JA1.jpg 960w, https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/07\/1942-JA1-300x211.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 518px) 100vw, 518px\" \/><\/a><figcaption class=\"caption wp-caption-text\">Patriot Series Jaket CID JA-1942<\/figcaption><\/figure>\n<p>Material berkualitas selalu menjadi kekuatan utama Medogh. Seperti jaket batik lainnya, jaket batik ini menggunakan bahan polyester diadora berkualitas. Batik yang digunakan adalah batik cap asli Jogja motif kopi pecah khas Medogh. Rib warna hitam pada pergelangan tangan, pinggang dan turtle neck membuat penampilan semakin sporty. Saku, list punggung, dan ritsleting YKK yang juga berwarna hitam memberi ketegasan pada orang yang mengenakan jaket batik ini.<\/p>\n<p>Yuk kalau kamu mengaku patriot bangsa, pakai donk Jaket CID ini. Sebagai wujud dalam melestarikan budaya Indonesia serta tetap gaya. Detil produk bisa kamu lihat pada website kami <a title=\"jaket batik pria\" href=\"http:\/\/medogh.com\/baju-batik-pria\/jaket-batik-pria\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>. Konsultasikan dengan Customer Service kami mengenai ukuran yang pas untuk tubuhmu Youngster. Yang asik lagi di Medogh nih, jika kamu menginginkan jaket batik dengan desain Medogh namun menginginkan warna dan motif batik yang lain, bisa banget. Silakan cek<a title=\"custom order\" href=\"http:\/\/www.medogh.com\/customorder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini.<\/a> Happy Shopping Youngster \ud83d\ude42<\/p>\n<p>Salam Patriot !!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jaket batik pria desain asimetris lagi-lagi menjadi andalan Medogh. Desain asimetris ini cukup favorit akhir-akhir ini. Perpaduan warna yang serasi antara hitam dan putih membuat jaket koleksi Medogh yang satu ini layak kamu punya. Adalah Patriot Series Jaket CID kode &hellip; <a href=\"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/asimetris-black-white-pada-patriot-series-jaket-cid-2\/\">Continued<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":2442,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kt_blocks_editor_width":""},"categories":[4],"tags":[501,502,329,500],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2441"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2441"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2441\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3228,"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2441\/revisions\/3228"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.medogh.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}